Elanto Wijoyono (32) kesal. Dia bersama beberapa temannya menghadang dan menegur konvoi Moge yang hendak menuju Candi Prambanan. Pemoge yang melanggar garis jalan pun diminta mundur. Namun, satu hal yang bikin dia protes pengawalan dari petugas Patwal.
"Masalahnya ada penggunaan patwal. Sebagai warga memandangnya fungsi (patwal) untuk darurat negara, bukan mengawal rombongan tidak penting," kata Elanto kepada wartawan di perempatan Condong Catur, Sleman, Sabtu (15/8/2015).
Elanto merupakan warga Condong Catur yang sedang bersepeda sore. Aksi ini dilakukannya secara spontan.
Tampak di lokasi terjadi kemacetan sepanjang 1 km dari arah utara. Aksi Elanto kemudian diikuti sejumlah warga lainnya. Salah satunya Issa Rachmat (23).
Selain Issa dan Erlanto, terdapat pula Andika (19) yang ikut beraksi turun dari kendaraan dan menegur pengendara moge. Tampak mereka terlibat perdebatan.
Selain itu, Andika menilai pengguna jalan lainnya dinomorduakan. "Kita sama-sama bayar pajak, sama-sama punya hak untuk pakai jalan raya. Harusnya saling menghormati," imbuhnya.
IRONIS, Polantas tak Berdaya Mengahadapi Moge Jika Mendapat Pesan ini..
BACA JUGA:



Patwal nya udah dapat amplop tebel, jadi gak akan berani berkutik sama yang punya moge
ReplyDelete