Sebuah aksi dari pengendara sepeda bernama Elanto Wijoyono(32) asal Yogya ini mendapat apresiasi dari masyarakat atas aksinya menghentikan Moge yang sedang melakukan konvoi kearah Prambanan.
Dia bersama beberapa temannya menghadang dan menegur konvoi Moge yang hendak menuju Candi Prambanan. Pemoge yang melanggar garis jalan pun diminta mundur. Namun, satu hal yang bikin dia protes pengawalan dari petugas Patwal.
"Masalahnya ada penggunaan patwal. Sebagai warga memandangnya fungsi (patwal) untuk darurat negara, bukan mengawal rombongan tidak penting," kata Elanto kepada wartawan di perempatan Condong Catur, Sleman, Sabtu (15/8/2015).
BACA: Aksi Keren Pengendara Sepeda Menghentikan Rombongan Moge; Mereka Langgar Lalu Lintas!
Seperti
yang diketahui, Elanto Wijoyono cukup konsisten melakukan tidandakan
ini bahkan sejak tahun 2014. terbaru, di akun twitter Elanto Wijoyono,
dia menuliskan tentang keprihatinanya terhadap rusaknya ruang publik
beberapa statuas elianto di twitter
Di jl raya ketemu konvoi arogan, di dalam bus ketemu orang hisap rokok. Ruang publik kita mmg sdh mati!
Kampung dirampas investor utk hotel/apartemen dg perlindungan pemda. Jl raya dirampas konvoi dg perlindungan polisi. Masa #Jogja diam saja??
Ayo hadang laju moge ber #voorijder patwal & moge arogan. Siang: kota, 3pm per4an ringroad concat cc @Korlantas @RTMC_Jogja #Jogja #JBR2015Namun sayangnya, Polantas Yogya tak dapat berbuat banyak ketika mereka mendapat "pesan" dari Jendral.
Jika seperti ini, masihkah masyarakat mempercayakan penegak hukum tertinggi di Indonesia ini?

0 Response to "Moge Langgar Lalu Lintas, Polantas Yogya tak Berdaya Ketika dapat Pesan ini.."
Post a Comment